Kabel Las

Kabel Las

Kabel las digunakan untuk mengalirkan arus listrik dari sumber listrik ke mesin las atau dari mesin las ke elektroda dan penjepit benda kerja. Kabel penghantar arus ini dirancang khusus untuk pengelasan, dan harus bisa mengalirkan arus listrik yang besar dengan baik dari mesin las ke pemegang elektroda maupun ke penjepit benda kerja. Biasanya inti dari kabel las terbuat dari kawat tembaga yang dipintal, dibungkus dengan isolator seperti karet, kain, dan diberi penguat lapisan fabrik agar tidak mudah patah dan terkelupas. Jika Anda ingin membeli kabel las untuk keperluan usaha, Anda bisa mempercayakannya pada Indotrading.com. Sebab, melalui platform kami, Anda bisa temukan ribuan supplier, distributor, produsen, dan importir kabel las berkualitas yang cocok untuk menunjang bisnis Anda.

Minta penawaran dari ratusan distributor Kabel Las

Anda ingin membeli Kabel Las?

1. Segera kirim permintaan beli Anda
2. Bandingkan beberapa penawaran dari supplier terpercaya kami
3. Dapatkan penawaran terbaik langsung ke email Anda

Apakah Anda Supplier Kabel Las ?

Apakah Anda Ingin Menampilkan Produk dari Perusahaan Anda Sendiri?

Tampilkan Produk dan Tingkatkan Omset Anda sekarang!

Mulai Berjualan

Jenis-jenis Kabel Las

Terdapat dua kabel yang digunakan selama proses pengelasan. Pertama adalah kabel primer dan yang kedua disebut dengan kabel sekunder.

1. Kabel Primer (Primary Powe Cable)

Kabel primer merupakan kabel yang berfungsi untuk menghubungkan mesin las dengan sumber tenaga. Phasa pada mesin las berbeda-beda dan jumlah phasa pada mesin las harus disesuaikan dengan jumlah kawat inti yang terdapat pada kabel primer ditambah satu kawat yang berfungsi sebagai penghubung mesin las dan masa tanah (grounding).

2. Kabel sekunder

Kabel sekunder atau yang disebut dengan kabel las merupakan kabel-kabel yang digunakan untuk proses pengelasan. Kabel sekunder terdiri dari dua kabel yang masing-masing dihubungkan dengan penjepit (holder) benda kerja dan penjepit (tang) elektroda. Kabel-kabel sekunder ini harus mudah ditekuk atau digulung (tidak kaku). Kabel yang digunakan harus sesuai dengan kapasitas arus maksimum mesin las. Semakin panjang ukuran kabel atau semakin kecil diameter kabel maka semakin naik juga tahanan atau hambatan kabel. Dan sebaliknya, hambatan kabel akan semakin rendah jika diameter kabel makin besar dan makin pendek. Untuk pengikatan kabel pada penjepit elektroda, penjepit masa, maupun terminal mesin las dipasang sepatu kabel pada ujung kabel las.

Anda adalah perusahaan ,distributor dan Toko Kabel Las untuk wilayah  

Indotrading.com adalah B2B marketplace yang membantu Perusahaan berupa Toko, Importir, Distributor, Trading, Jasa, Pabrik, Eksportir melakukan transaksi jual beli.

Arrow