Jual Rumah Bambu Harga Murah Yogyakarta oleh CV. Sahabat Bambu

Spesifikasi Rumah Bambu

Kami juga menerima pesanan pembuatan struktur dan bangunan bambu yang dapat dibangun di lokasi proyek atau sistem bongkar pasang. Bangunan yang dapat kami kerjakan termasuk rumah bambu, cottage dan resort.

Harga per meter persegi bangunan bambu menggunakan bahan bambu yang sudah diawetkan adalah berkisar antara Rp. 800 ribuan - Rp. 1.5 jutaan, tergantung dari kerumitan pengerjaan dan spesifikasi bahan yang digunakan.

Prosedur pembuatan rumah bambu:

1). Pemesanan desain bangunan. Pemesan konsultasi dengan arsitek dan disainer kami, memberikan denah lahan, spesifikasi bahan, ukuran bangunan yang diinginkan, kebutuhan ruang dan informasi lain yang dianggap perlu agar desain sesuai dengan yang diinginkan.

2). Tim arsitek akan menyiapkan gambar sketsa (tanpa ukuran), atau gambar lengkap dengan ukuran dan gambar kerja (pada tahap ini pemesan akan dikenakan biaya jasa desain).

3). Tim arsitek/desainer akan menghitung biaya bahan banguanan dan jasa dalam bentuk RAB dan mengajukan kepada pemesan. Pemesan bisa mengerjakan sendiri bangunan bambu atau menyerahkan pengerjaan kepada tim tukang Sahabat Bambu.

4) Jika pengerjaan dan bahan diserahkan kepada SaBa, kami akan menyiapkan jadwal pengawetan bambu dan pengerjaan bangunan pemesan. Pada tahap ini, pemesan harus membayar DP bahan bambu dan DP tenaga kerja sebesar 50%

5) Setelah bangunan selesai 50%, pemesan harus membayar termin ke 2 sebesar 40% dari nilai proyek. Sisanya 10% setelah bangunan selesai dikerjakan.

Harga Rumah Bambu

: CALL
Sejarah Singkat

Pendirian Sahabat Bambu tidak terlepas dari kejadian gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada Mei 2006. Dalam masa tanggap darurat dan rekonstruksi Yogyakarta pasca gempa, banyak lembaga Nasional dan Internasional menggunakan bambu untuk membuat rumah, sekolah, balai pertemuan masyarakat, dan bangunan-bangunan lainnya. Penggunaan bambu secara besar-besaran untuk membuat rumah darurat bagi korban gempa di Yogyakarta dan sekitarnya membuat para penggagas Sahabat Bambu merasa prihatin. Karena ketidaktahuan mengenai seluk-beluk bambu maka proyek bangunan bambu pasca gempa hasilnya sangat menyedihkan karena baru beberapa bulan saja sudah rusak dimakan kumbang bubuk. Selain mubazir, pemanfaatan bambu untuk membantu korban gempa telah mendorong eksploitasi bambu, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta, sehingga mengancam kelestarian bambu. Dalam sehari tidak kurang dari 12.000 batang bambu apus, peting, dan wulung masuk ke gudang-gudang untuk dipabrikasi menjadi potongan-potongan bahan membuat rumah. Jumlah pohon yang ditebang tentunya jauh lebih besar dari angka itu mengingat para supplier umumnya melakukan penebangan bambu dengan cara babat habis rumpun, bukan pilih tebang.

Berdasarkan situasi tersebut tiga personil MAP-Indonesia, yaitu Jajang Agus Sonjaya, T. Lukmanul Hakim, dan Benjamin Brown membangun sebuah rencana proyek pengembangan bambu terintegrasi. Sebelumnya, ketiga penggagas ini telah beberapa tahun menggeluti bambu untuk membangun pusat-pusat belajar masyarakat pesisir, baik di Indonesia maupun luar Indonesia. Selain untuk pusat belajar, bambu juga diperkenalkan sebagai bahan pengembangan matapencaharian alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Rencana pengembangan bambu secara terintegrasi tersebut kemudian mendapat dukungan dari UNIDO dengan mensponsori pembangunan fasilitas pengawetan bambu di Cebongan. Fasilitas tersebut dibangun selama dua bulan, yaitu Desember 2006 - Januari 2007. Dalam pejalanannya, banyak pihak yang tertarik pada bambu awet, sehingga hal ini mendorong pihak-pihak yang terlibat untuk mengelola bambu secara lebih profesional. Maka pada awal Februari 2007, didirikanlah Sahabat Bambu, disingkat SaBa. Setelah berjalan hampir satu tahun, maka pada tanggal 1 Desember 2007, SaBa mendirikan badan hukum usaha dalam bentuk C.V.
Visi

Terciptanya bambu yang lestari dan bermanfaat secara berkelanjutan
Misi

Mengembangkan usaha bambu dengan manajemen hulu-hilir yang berorientasi pada pelestarian dan pemanfaatan bambu secara berkelanjutan.
Kegiatan Usaha

Preservation. Usaha pengawetan bambu dengan teknologi tepat guna, efisien, dan ramah lingkungan.
Conservation. Upaya pelestarian dan pemanfaatan bambu secara berkelanjutan melalui kegiatan penelitian, pengembangan, pelatihan, dan konsultasi.
Construction. Membuat bangunan dan perabotan dari bambu yang telah diawetkan.

Kami Menjual
  • Furnitur Luar Ruang

Dapatkan penawaran terbaik untuk
Rumah Bambu !

Nama
Quantity
Unit
Minta Penawaran
IndoTrading.com adalah media iklan khusus Perusahaan, Toko, Distributor, Grosir, Agen, Supplier, Importir, Exportir, Trading dan Pabrik. Jika Anda tertarik untuk membeli Rumah Bambu ini dengan harga murah, Mohon hubungi Kontak Perusahaan ini diatas.

Jika Anda adalah perusahaan yang ingin menjual di IndoTrading.com , Anda bisa mendaftarkan perusahan Anda disini
Kontak Supplier
Sahabat Bambu

Response Rate :
100%
Jl. Cangkringan Km 3.3, Balong Bayen, Purwomartani, Kalasan, Yogyakarta. Indonesia Yogyakarta, Yogyakarta - Indonesia

Perusahaan Lainnya yang berkaitan dengan

PT Matahari Terbit Elok

Verified Supplier
Response Rate 100%

PT Kurnia Jati Utama Indonesia

Verified Supplier
Response Rate 100%

PT Henky Glass Craft

Verified Supplier
Response Rate 100%
Arrow