DINAMO AMPERE ALTERNATOR JOHN DEERE AT173624 RE533516 SE501387 SE501835 RE506196 A005-001 65A 12V
Rp 3.300.000
/ Unit1 Unit
Pembelian Minimum- Stok 9
- Negara AsalIndonesia
- Dikirim DariSawah Besar, Jakarta Pusat
- Kategori
- Update Terakhir15 Okt 2026
Spesifikasi DINAMO AMPERE ALTERNATOR JOHN DEERE AT173624 RE533516 SE501387 SE501835 RE506196 A005-001 65A 12V
Cari berbagai macam dari pilihan terlengkap Alternator.Brand : Bosch TW
Dinamo ampere alternator John Deere 65A 12V merupakan komponen sistem kelistrikan yang berfungsi menghasilkan energi listrik saat mesin beroperasi dan mengisi ulang aki. Dengan kapasitas arus 65 ampere dan tegangan 12 volt, alternator ini membantu memenuhi kebutuhan listrik mesin serta mendukung kinerja komponen kelistrikan pada unit John Deere yang kompatibel.
2. Fungsi Utama
Menghasilkan energi listrik saat mesin hidup.
Mengisi ulang aki untuk menjaga ketersediaan daya listrik.
Menyuplai listrik ke lampu, panel instrumen, dan komponen kelistrikan lainnya.
Membantu menjaga kestabilan sistem pengisian dan kelistrikan mesin.
3. Spesifikasi Teknis
Merek/Aplikasi: John Deere
Jenis Produk: Dinamo Ampere Alternator
Nomor Referensi: AT173624, RE533516, SE501387, SE501835, RE506196, A005-001
Kapasitas Arus: 65A
Tegangan: 12V
4. Keunggulan Produk
Mendukung kebutuhan sistem pengisian pada unit John Deere yang sesuai.
Kapasitas 65A untuk membantu menyuplai listrik dan mengisi ulang aki.
Membantu menjaga kinerja komponen kelistrikan selama mesin beroperasi.
Dapat dijadikan pilihan pengganti alternator lama dengan spesifikasi yang sesuai.
Catatan: Pastikan nomor referensi, dudukan, konektor, pulley, dan spesifikasi kelistrikan cocok dengan alternator asli sebelum pemasangan.
*deskripsi produk tersebut dibuat oleh AI
Minta penawaran sekarang
Menjadi mitra terpercaya dalam penyediaan suku cadang mesin diesel dengan kualitas konsisten, solusi yang andal, dan performa yang teruji untuk jangka panjang.
Memberikan komponen berkualitas dan solusi yang aplikatif untuk menjaga performa mesin, meminimalkan downtime, dan memastikan keandalan operasional dalam jangka panjang.
